Beranda

Kontak

Kontribusi

 

Tahukah Anda...

Bermahkota bukannya raja. Berbelalai, bergading lainnya gajah. Bersayap bukannya burung. Bersisik lainnya ikan. Bertaji bukannya ayam. Binatang apakah ini. Sumber: Museum Mulawarman, Tenggarong, Kalimantan Timur.

 

Kategori Museum

 

  Arkeologi (7)

 

  Benteng (3)

 

  Biologi (9)

 

  Geologi (4)

 

  Lain-lain (8)

 

  Militer (4)

 

  Negeri/Daerah (19)

 

  Pribadi (7)

 

  Sejarah (14)

 

  Seni (7)

 

  Tokoh (14)

 

  Transportasi (3)

   
Publikasi Terkini
 
Pencarian
 

  
Berlangganan Berita
 

  



Museum Prambanan

 

Kumpulan Berita Museum

Tim geologi Bandung lakukan penggalian situs Wajakensis
01-08-2016

Tulungagung (ANTARA News) - Sejumlah ahli geologi dari Museum Geologi Bandung, Jawa Barat, Sabtu melakukan penggalian di situs Wajak-2, Desa Gamping, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur yang diyakini sebagai lokasi penemuan fosil manusia purba pertama Indonesia, Homo wajakensis pada 1990-an.

Ketua tim ekskavasi dari Museum Geologi Bandung, Iwan Kurniawan menjelaskan, penggalian Situs Wajak-2 yang terletak di lereng pegunungan karst Dusun Cerme, Desa Gamping, Kecamatan Campurdarat itu dipilih karena diyakini sebagai lokasi penemuan fosil Homo wajakensis.

"Tujuan utama penelitian ini adalah untuk meluruskan sejarah yang mempersepsikan bahwa lokasi penemuan fosil wajakensis itu ada di situs Wajak-1, yaitu di corner atau sudut (kawasan pegunungan karst Dusun Cerme)," kata Iwan Kurniawan di sela proses penggalian.

Dalam kegiatan itu, Iwan yang berlatar belakang ahli paleontologi dibantu tujuh peneliti lain dari Museum Geologi Bandung.

Mereka tiba di Tulungagung sejak Kamis (28/4) dan mulai melakukan kegiatan ekskavasi pada Sabtu pagi dengan menggali titik lokasi bawah tebing batuan karst yang diyakini sebagai lokasi Situs Wajak-2.

"Februari 2015 lalu kami bersama peneliti dari Belanda sudah datang ke sini dan menemukan situs Wajak-2 yang selama ini tidak diketahui masyarakat sebagai lokasi sebenarnya penemuan fosil Homo wajakensis oleh Eugene Dubois pada 1890-an," paparnya.

Iwan menjelaskan, kepastian penemuan situs Wajak-2 yang menjadi area temuan fosil manusia purba pertama Indonesia itu setelah peneliti dari Belanda bernama John de Vos mencocokkan dokumen foto maupun sketsa hasil penelitian Eugene Dubois yang tersimpan di Museum Paleontologi, Leiden University, Belanda.

Hasilnya, kata Iwan, situs Wajak-2 yang berlokasi sekitar dua kilometer dari situs Wajak-1 dan berada di satu kawasan lereng tebing pegunungan Karst Dusun Cerme, Desa Gamping identik dengan sketsa gambar dan foto lokasi penemuan fosil Homo wajakensis oleh Eugene Dubois.

"Sejak 1932 hingga 1982 situs Wajak dinyatakan hilang, karena sejak masa (Eugene) Dubois tidak ada lagi yang meneliti. Baru 1985 ditemukan lagi oleh paleontologis Universitas Leiden John de Vos dan dilanjutkan lagi pada 2015 kemarin bersama saya di sini," paparnya.

Belum ada temuan dalam proses penggalian yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga 13.00 WIB dan saat ini masih terus berlangsung.

Pantauan Antara, tim riset dari Museum Geologi yang dibantu warga lokal baru menemukan sejumlah subfosil berukuran kecil-kecil yang diduga berasal dari tulang binatang pengerat atau lainnya.

"Saat Februari 2015 sempat pula dilakukan penggalian di sisi lapisan batuan breksia yang masih di sekitar area situs Wajak-2 ini dan menemukan fosil tulang kura-kura, gigi rusa, dan gigi-gigi landak yang berada di kedalaman 130 sentimeter dari permukaan tanah titik penggalian," tutur Iwan.

Ia memperkirakan, ekskavasi atau penggalian situs wajak-2 diproyeksikan masih akan berlangsung sekitar sepekan atau maksimal 10 hari sejak penelitian dimulai di Tulungagung.

Selain bertujuan meluruskan sejarah dan pemahaman mengenai situs Wajakensis yang menurut keterangan Iwan sempat menjadi "misteri" dan terjadi kesalahan persepsi sejarah, tim geologi Bandung berharap masih bisa menemukan sisa-sisa fosil yang belum tergali oleh Eugene Dubois.

Pewarta: Destyan HS
Editor: Tasrief Tarmizi
Antaranews ,Sabtu, 30 April 2016

http://www.antaranews.com/berita/558200/tim-geologi-bandung-lakukan-penggalian-situs-wajakensis

 

---

« Berita sesudahnya   |   Berita sebelumnya »

 

 
  Copyright © 2009 Museum Indonesia. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.