Beranda

Kontak

Kontribusi

 

Tahukah Anda...

Dayung Berdiri adalah lomba perahu yang dilakukan oleh beberapa orang dalam satu perahu dikayuh dengan berdiri. Lomba perahu seperti ini telah dilakukan oleh Suku Asmat sejak dahulu (Galeri Diorama, Museum Olahraga, TMII, Jakarta).

 

Kategori Museum

 

  Arkeologi (7)

 

  Benteng (3)

 

  Biologi (9)

 

  Geologi (4)

 

  Lain-lain (8)

 

  Militer (4)

 

  Negeri/Daerah (19)

 

  Pribadi (7)

 

  Sejarah (14)

 

  Seni (7)

 

  Tokoh (14)

 

  Transportasi (3)

   
Publikasi Terkini
 
Pencarian
 

  
Berlangganan Berita
 

  



Lingkungan yang hijau di Fort de Kock, Bukittinggi, Sumatera Barat

 

Museum R.A. Kartini

Pengantar | Komentar | Galeri Foto


 

kartini_interior.jpg

MUSEUM KARTINI

 

Museum Kartini terletak di Desa Panggang, Kecamatan Jepara, tepatnya di Alun-alun No.1, Jepara, di sebelah utara Pendopo Kabupaten Jepara.

Bangunan Museum
Bangunan Museum merupakan bangunan baru dan lokasinya dekat Pendopo Kabupaten, dengan harapan akan lebih menarik masyarakat.

Luas bangunan museum 890 meter persegi, berdiri di atas tanah seluas 5.210 meter persegi. Bangunan tersebut terdiri dari tiga gedung:

  1. Gedung K, seluas 590 meter persegi
  2. Gedung T, seluas 130 meter persegi
  3. Gedung N, seluas 190 meter persegi

Gedung N sekarang difungsikan sebagai tempat kegiatan seni.


Sejarah Singkat
R.A. Kartini sebagai perintis emansipasi wanita Indonesia. Untuk mengenang jasa, pengabdian, dan perjuangannya, maka pada tahun 1975 Pemerintah Daerah Tingkat II Jepara, atas usulan wakil rakyat dan bantuan dari Presiden Soeharto, telah didirikan museum pada tanggal 30 Maret 1975, pada masa pemerintahan Bupati Soewarno Djojomardowo, S.H. Diresmikan pada tanggal 21 April 1977 oleh Bupati Kepala Daerah Tingkat II Jepara, Soedikto, S.H. tepat seabad peringatan R.A. Kartini (note: Kartini lahir pada tahun 1879, jadi peringatan seabad seharusnya jatuh pada tahun 1979) Museum Kartini merupakan museum lokal yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Jepara.

Museum ini selain menyajikan benda-benda peninggalan R.A. Kartini juga menyajikan benda-benda warisan budaya yang didapat di daerah Kabupaten Jepara.

 

ruang_iii.jpg

RUANG III, MUSEUM KARTINI


Koleksi
Museum Kartini merupakan tempat penyimpanan benda-benda peninggalan R.A. Kartini semasa hidupnya serta benda peninggalan kakaknya yaitu RMP Sosrokartono. Selain itu juga menyimpan benda-benda kuno hasil temuan di wilayah Kabupaten Jepara.

Penyajian ruang koleksi dibangi menjadi empat ruangan:

  • Ruang I
    Badan K untuk koleksi peninggalan R.A. Kartini berupa benda-benda serta foto semasa masih hidup.
  • Ruang II
    Kaki K atas berisi benda-benda peninggalan RMP Sosrokartono.
  • Ruang III
    Kaki K bawah untuk penyajian (1) benda-benda yang bernilai sejarah dan purbakala yang ditemukan di wilayah Jepara, antara lain arkeologi, keramik, dll. (2) hasil kerajinan Jepara yang terkenal, antara lain ukir-ukiran, batik troso, keramik, anyaman bambu, dan rotan.
  • Ruang IV
    Gedung T berisi tulang ikan raksasa ‘Joko Tuwo’ yang panjangnya kurang lebih 16 meter, yang ditemukan di perairan Kepulauan Karimunjawa pada pertengahan bulan April 1989.

Sumber:  Brosur ‘Museum R.A. Kartini’

Alamat:
Museum R.A. Kartini
Alun-alun no.1
Jepara
Jawa Tengah

Jam Kunjungan:
Senin-Jumat 08.00-17.00
Sabtu 08.00-17.00
Minggu 09.00-17.00

Tiket:
Senin-Jumat Rp 1.000,00 (dewasa), Rp 600,00 (anak-anak)
Sabtu dan hari libur Rp 1.500,00 (dewasa), Rp 750 (anak-anak)

 

 

 

 
  Copyright © 2009 Museum Indonesia. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.