Beranda

Kontak

Kontribusi

 

Tahukah Anda...

MUSEUM DEFINITION (ICOM, 2007): A museum is a non-profit, permanent institution in the service of society and its development, open to the public, which acquires, conserves, researches, communicates and exhibits the tangible and intangible heritage of humanity and its environment for the purposes of education, study and enjoyment.

 

Kategori Museum

 

  Arkeologi (7)

 

  Benteng (3)

 

  Biologi (9)

 

  Geologi (4)

 

  Lain-lain (8)

 

  Militer (4)

 

  Negeri/Daerah (19)

 

  Pribadi (7)

 

  Sejarah (14)

 

  Seni (7)

 

  Tokoh (14)

 

  Transportasi (3)

   
Publikasi Terkini
 
Pencarian
 

  
Berlangganan Berita
 

  



Museum Karmawibhangga, Borobudur, Jawa Tengah

 

Museum Sudirman

Pengantar | Komentar | Galeri Foto


sudirman_wafat.jpg

MUSEUM JENDERAL SUDIRMAN
MAGELANG, JAWA TENGAH

Mati kita semua orang punya akhir. Setelah itu kita akan tahu sendiri apa setelah kematian jasmani. Jadi tak perlu tengkar yakinnya siapa yang benar. Cepat lambat tahu sendiri. Tapi aku memang tak cukup peduli urusan beginian. Tak tertarik anggap itu bidangnya penjelajahan kebenaran. Pentingnya, hidup atau mati jalani saja.

Tapi kalau jalannya sampai rumah Pak Dirman meninggal, so mikir juga mati itu hidup-hidup begini. Antaranya bagaimana orang ingat kita kemudian hari.

 

23580.jpg

RUANG PENYUCIAN JENAZAH

Sama Pak Dirman, semua orang respek. Laki-laki kurus yang besar di Cilacap (lahir di Desa Bantar Barang, Purbalingga) cuma hidup sampai 34 tahun. Mati muda kata orang tapi memori kita sampai hari ini tentang Pak Dirman tak mati. Tak banyak sekalipun kita tahu setidaknya kita orang tahu Pak Dirman berjuang melampaui batas fisik dan batin rata-rata orang. Laki-laki keras hati yang tak hidup demi diri sendiri. Dalam kenangan Bung Hatta, 'Jarang orang...begitu setia memenuhi kewajibannya.' Orang yang tak cari kaya, nama, segala absurditas bikinan manusia. Perjuangan semata-mata demi bangsa tetap merdeka.

Waktu pemberontakan PKI di Madiun, 1948, Pak Dirman pimpin operasi penumpasan selama dua pekan. Menang namun tak beri bangga. Justru kembali Yogya dalam kondisi terpukul karena pertumpahan darah di antara rakyat. Di depan kamar dipan tempat jenazah Pak Dirman pernah dibaringkan, mata berkaca-kaca sendiri. Orang begini, kemana lagi cari.

 

sudirman_ruang_tamu.jpg

RUANG TAMU

Setahun setelah Peristiwa Madiun, saat kembali dari gerilya ke Yogyakarta setelah tercapai gencatan senjata Indonesia-Belanda pada Oktober 1949, kesehatan Pak Dirman kian buruk. Dokter menganjurkan perawatan di RS Panti Rapih. Pak Dirman memilih beristirahat di wisma tentara di Magelang yang sejuk. Tempat ini, sekarang menjadi Museum Jenderal Sudirman.

Sultan Hamengkubowono IX, Menteri Pertahanan saat itu, membesuk pada Januari 1950. Dikisahkan Rosihan Anwar (Sutan Sjahrir, 2011), 'Mereka bercakap-cakap. Soedirman...rupanya berada dalam suasana batin yang bersifat reflektif. Dia terhanyut dalam semacam true confessions....Sebagaimana kelak diceritakan oleh Sultan Yogya kepada sahabat-sahabatnya...(Pak Dirman)...mengucapkan...dari semua pemimpin yang telah dikenalnya adalah Sjahrir satu-satunya yang dinilainya sebagai pemimpin yang jujur, bercita-cita luhur dan rela berkorban untuk bangsa dan tanah air.'

 

sudirman_kamar_tidur.jpg

KAMAR TIDUR

Di akhir Januari, saat magrib berlalu di kamar berlantai tegel ini Pak Dirman memanggil Siti Alfiah. Perempuan setia dalam hidup Pak Dirman. Tak cari kesempatan mumpung suami Panglima Besar, justru memberikan perhiasan untuk ditukar ayam dan beras ketika pasukan Pak Dirman mengalami kekurangan pangan di masa Perang Gerilya.

Hari itu Minggu, 29 Januari 1950, ketika Pak Dirman meminta istri yang dicintainya untuk menuntunnya membaca kalimat tauhid. Satu kalimat terucap, Pak Dirman pun menutup mata selamanya. Esok hari jenazah diberangkatkan ke Yogyakarta untuk disembahyangkan di Masjid Agung sebelum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara, di samping Pak Oerip (Jenderal Oerip Soemohardjo) yang wafat dua tahun sebelumnya.

Siapa Pak Oerip. Ini satu lagi orang besar di negeri kita. Sekali waktu dalam sejarah, saat kumpul di Markas Besar TKR, ternyata Kolonel Sudirman yang terpilih sebagai Pimpinan Tertinggi TKR (belum jadi TNI waktu itu). Apa reaksi Letnan Jenderal Oerip Soemohardjo yang jauh lebih senior. 'Oerip menerima tanpa keberatan keputusan para panglima divisi dan komandan resimen yang menjatuhkan pilihan pada Soedirman (Soedirman: Seorang Panglima, Seorang Martir, 2012).' Justru Pak Oerip bahu-membahu bersama Pak Dirman menyatukan tentara eks PETA dan KNIL, membangun tentara dalam satu nama Indonesia.

 

sudirman_riwayat.jpg

RIWAYAT HIDUP PAK DIRMAN

Manusia hidup punya sumpah. Ada yang anggap angin lalu, ada yang setengah hati, ada yang dipegang sampai mati. Pada 25 Mei 1946 di Markas Besar Tentara di Gondokusuman, Yogyakarta, Panglima Besar TKR terpilih bersumpah. Pertama, sanggup mempertahankan kedaulatan dan kemerdekaan negara Republik Indonesia yang telah diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945 sampai titik darah penghabisan. Kedua, sanggup taat dan tunduk pada pemerintah Negara Repulik Indonesia yang menjalankan kewajiban menurut Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia dan mempertahankan kemerdekaannya sebulat-bulatnya. Didalam diri Pak Dirman, sumpah jelma jadi daging dan darah. Kata-kata apakah punya bobot jawabnya ada di hidup kita sendiri ternyata.

 

sudirman_lengkeng.jpg

LENGKENG TUA DI HALAMAN MUSEUM

Magelang, Januari 2014. Di bawah lengkeng tua halaman museum habisi bekal. Lupis, salak, kopi hitam. Lapar kita punya perut, perlu berapa banyak untuk kenyang. Haus kita punya mulut, berapa banyak perlu minum. Tak banyak. Lalu seberapa banyak kita akan kompromikan kita punya nilai. Tuhan minta lebih dari orang tertentu tapi untuk banyakan orang baiklah semanusia-manusianya jadi orang. Mungkin. Sebab kita tak tahu benak Tuhan tapi bisa refleksi apa nurani punya tenteram. Bisa rasa di lubuk hati jalan yang ditempuh apakah menuju insan yang Tuhan ridai.

 

Tanggal Terbit: 10-08-2014

 

 
  Copyright © 2009 Museum Indonesia. Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang.